advertisement

Penayangan bulan lalu

Selasa, 31 Januari 2012

MAKNA DIBALIK NAMA KLON KARET

Nama klon karet pada dasarnya adalah singkatan dari nama tempat, badan atau lembaga penghasil klon tersebut. Mungkin banyak dari Anda, pelaku-perlaku perkaretan di Indonesia, yang tidak mengetahuai arti di balik klon tersebut. Oleh sebab itu, sekedar untuk pengetahuan, ada baiknya kita mengupas arti di balik jenis klon karet yang sering digunakan.

AVROS Algemene Vereniging Rubber Planters Oostkust Sumatra
BPM Balai Penelitian Medan
PB Prang Besar
GT Gondang Tapen
PR Proefstation voor Rubber
IRR Indonesian Rubber Research
RRIC Rubber Research Institut of Ceylon
RRIM Rubber Research Institut of Malaysia
Tjir Tjirandji
WR Wangon Redjo
Baca Selengkapnya »»  

PERBANDINGAN PRODUKSI KLON-KLON KARET PENGHASIL LATEX ANJURAN

Grafik di bawah ini mengambarkan perbedaan potensi produksi karet kering dari klon-klon anjuran penghasil latex .





(Sumber: Balai Penelitian Karet Getas)
Baca Selengkapnya »»  

MUTU BENIH UNTUK MATA ENTRES


Di bawah ini adalah kriteria mutu untuk mata entres tanaman karet

Untuk aspek fisiologi hal yang perlu diperhatian adalah umur tunas adalah 8-18 bulan, payung teratas kondisi dorman dan mata yang digunakan mata prima

Dari aspek fisik entres yang dipilih adalah yang segar dan mulus. Memiliki warna hijau kecoklatan. Sebelum dijadikan mata entres entres dijaga agar tidak memar dan kesegarannya tetap terjaga

Sedangkan dari aspek genetis, entres berasal dari kebun entres sudah dimurnikan, terdiri atas klon-klon anjuran dan tidak tercampur pada saat panen.



Sumber
Baca Selengkapnya »»